Prolog

Sebuah sekolah tidak memiliki fungsi jika tidak memiliki sesuatu yang membuat berfungsi. jika sejumlah anak yang membutuhkan belajar atau pendidikan dan sekolah harus mampu untuk menyediakan orang yang sangup dan mampu menjadi pengajar atau pendidik,serta tersedianya gedung dan peralatan yang dibutuhkan.

Yang membuat berjalannya unsur-unsur tersebut sebagai suatu sekolah adalah administrasi sekolah. Dengan administrasi sekolah unsur-unsur sekolah yang masih terpisah-pisah akan dapat menjadi unsur-unsur yang masing-masing mempunyai fungsi, hubungan dan ketergantungan dengan komponen lainnya.

Administrasi sekolah harus dapat membuat komponen-komponen kurikulum,personil keuangan,sarana dan hubungan sekolah dan masyarakat, fungsional yaitu :

  1. Murid dapat belajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.
  2. Guru dapat mengajar sesuai dengan kemampuannya
  3. Fasilitas dapat disediakan dan digunakan sesuai dengan kebutuhan kegiatan belajar mengajar
  4. Alat pelajaran harus disediakan dan digunakan sesuai dengan fungsinya
  5. Masyarakat harus diberitahu tentang segala sesuatu yang dilaksanakan dan dicapai oleh sekolah untuk memperoleh partisipasi dan bantuannya.

Dengan demikian yang perlu difungsionalkan sebaik-baiknya adalah : murid, guru, staf sekolah lainnya ,kurikulum,sarana dan prasarana dan masyarakat. Dalam pencapaian tujuan pendidikan bersama maka dibutuhkan suatu kegiatan yang lebih luas. Pembidangan dalam administras pendidikan di sekolah meliputi :

  1. Administrasi murid
  2. Administrasi kurikulum
  3. Administrasi personil
  4. Administrasi materiil
  5. Administrasi keuangan
  6. Administrasi hubungan sekolah dan masyarakat
  7. Administrasi pelayanan khusus

Sedangkan munurut Dr. Oteng Sutisna, mengelompokkan bidang-bidang oprasional dari administrasi pendidikan meliputi :

  1. Program pendidikan
  2. Murid
  3. Personil
  4. Kantor sekolah
  5. Keuangan sekolah
  6. Pelayanan bantuan
  7. Hubungan sekolah masyarakat

Untuk menfungsionalkan komponen-komponen tersebut maka dilakukan berbagai peraturan dan pengaturan, disertai koordinasi oleh pimpinan untuk menjaga agar tiap komponen tetap berada dalam batasan fungsinya sehingga dapat dilaksanakan secara maksimum.

About anandaamin

usaha berdo'a dan tawakal memberi dan tdk mengharap menerima

Posted on Juni 4, 2012, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: